Tak Mampu Selamatkan Peralatan Militernya, AS Hancurkan Seratusan Peralatan Tempurnya di Bandara Hamid Karzai Kabul

Rabu, 1 September 2021 17:39

Salah satu pesawat tempur AS yang ditinggalkan di Kabul-- iranpress

FAJAR.CO.ID, KABUL — Langit Kabul, Afghanistan, terang benderang pada Selasa dini hari (31/8). Suara ledakan disusul tembakan beruntun terdengar nyaring di berbagai penjuru. Kabul tidak diserang. Itu adalah perayaan yang dilakukan Taliban pascapesawat terakhir Amerika Serikat meninggalkan negara tersebut. Mereka menyalakan kembang api dan menembakkan senjata ke udara.

”Pasukan Amerika terakhir sudah meninggalkan bandara Kabul. Kini Afghanistan sepenuhnya bebas dan merdeka,” tegas Juru Bicara Taliban Zabihullah Mujahid seperti dikutip The Guardian.

Begitu matahari terbit, pasukan Taliban langsung memenuhi Bandara Hamid Karzai. Mereka bersorak-sorai di landasan pacu. Sebagian lainnya masuk ke jet-jet tempur dan berfoto di dalamnya. Di Kandahar yang menjadi tempat ”lahirnya” Taliban, ribuan pendukung mereka turun ke jalan bersorak-sorai, merayakan hengkangnya AS dari negara mereka setelah dua dekade. Taliban kemarin menyatakan bahwa di kota itulah pemimpin tertinggi mereka, Hibatullah Akhundzada, selama ini tinggal dalam persembunyian.

Komandan AS Mayjen Christopher Donahue dari Divisi Lintas Udara 82 menjadi orang terakhir yang masuk ke pesawat transportasi militer C-17.

Bagikan berita ini:
4
5
9
Tetap terhubung dengan kami:

Komentar