Heboh! Dokter RSUD Enrekang Tak Percaya Covid-19, hingga Dipanggil IDI dan Polisi

Kamis, 2 September 2021 14:06

Ilustrasi dokter

FAJAR.CO.ID, ENREKANG — Masyarakat Kabupaten Enrekang dihebohkan dengan pernyataan kontroversial dari dr Adiany Adil.

Dokter yang bertugas sebagai dokter umum di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Massenrempulu (Maspul) Enrekang itu memposting surat pernyataan mengenai ketidak percayaan dengan Covid-19 di akun media sosial Facebooknya.

dr Adiany menjelaskan, surat pernyataan itu sebenarnya untuk sekolah sang anak. Pasalnya, setelah proses aktivitas sekolah selama tiga hari, Tim Satuan Tugas (Satgas) Covid-19 Enrekang langsung menghentikan aktivitas tersebut.

“Pihak sekolah meminta bantuan karena aktivitas tiba-tiba dihentikan. Jadi saya buatlah surat pernyataan perihal Covid, yang saya ketahui selama ini,” katanya saat dihubungi FAJAR, Kamis, 2 September.

dr Adiany juga mengungkapkan, selama dirinya menjadi dokter di RSUD Maspul Enrekang, dokter tak pernah mendiagnosa adanya Covid-19 di tubuh pasien.

Rata-rata kata dia, pasien didiagnosa Infeksi Saluran Pernapasan Atas (ISPA) dan SARS. Sehingga menurutnya, hingga saat ini belum ada pasien yang terkonfirmasi Covid-19.

“Makanya saya bilang dimana ini buku teori bagian mana Covid beredar. Jadi itu yang sebarkan itu adalah ilmu kedokteran ilmu pengetahuan,” ungkapnya.

Bagikan berita ini:
6
10
3
Tetap terhubung dengan kami:

Komentar