Polisi Usut Sikap Dokter yang Tidak Percaya Covid-19 di Enrekang

Kamis, 2 September 2021 21:46

Ilustrasi. (int)

FAJAR.CO.ID, ENREKANG — Sikap dr Adiany Adil menjadi perbincangan di Kabupaten Enrekang, Sulawesi Selatan. Garda terdepan melawan pandemi itu, justru mengaku tidak percaya dengan Covid-19.

Kasus yang menimpa tenaga medis yang bertugas sebagai dokter umum di RSUD Massenrempulu Enrekang itu, membuat polisi turun tangan tangan menyelidiki hal itu.

Kapolres Enrekang, AKBP Andi Sinjaya, mengatakan, pihaknya telah memeriksa Adiany dan dimintai keterangan atas pernyataannya di sosial media miliknya.

“Kami mengambil langkah cepat dengan melakukan pemanggilan terhadap yang bersangkutan untuk dimintai keterangan, yang bersangkutan juga berstatus seorang PNS dalam lingkup Pemkab Enrekang,” katanya, Kamis (2/9/2021).

Setelah Adiany dipanggil, polisi juga akan melakukan pemanggilan terhadap pihak Pemkab Enrekang, sebagai tempat Adiany mengabdi menjadi tenaga medis.

Hal itu dilakukan untuk mengusur atau mencari tahu sikap Adiany di lingkungannya hingga nekat membuat pernyataan itu. Jika ditemukan unsur pidana, polisi pun akan bertindak.

“Sementara itu langkah selanjutnya kami akan lakukan pemanggilan terhadap pihak dan instansi terkait untuk pemeriksaan lebih lanjut sehubungan dengan perbuatan dr Adiany,” tandasnya.

Bagikan berita ini:
5
9
2
Tetap terhubung dengan kami:

Komentar