Uang Suap Disita di Rumah Edy Rahmat, Tersimpan di Kamar

Kamis, 2 September 2021 18:06

Suasana persidangan.

FAJAR.CO.ID, MAKASSAR — Pengadilan Tipikor Makassar kembali menggelar sidang lanjutan kasus dugaan korupsi dan sual proyek infrstruktur dengan terdakwa Gubernur Sulsel non aktif, Nurdin Abdullah, Kamis (2/9/2021).

Sidang tersebut berlangsung dan diikuti Nurdin Abdullah dan mantan Sekretaris Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang (PUTR) Sulsel, Edy Rahmat, secara virtual dari Gedung KPK di Jakarta.

Di muka persidangan, JPU KPK menghadirkan saksi, yakni istri Edy Rahmat, Hikmawati, yang berstatus PNS di Dinas Sosial Kabupaten Bantaeng dan sopir Nurdin Abdullah, Husain.

Di persidangan, Hikmawati menceritakan terkait proses penyitaan yang dilakukan KPK kepada Edy Rahmat di rumah Dinas Sekretaris Dinas PUTR Sulsel di Jalan Hertasning, Kota Makassar, Jumat malam, 26 Februari 2021 lalu.

Katanya, saat proses penggerebekan tersebut KPK menyita koper berwarna hijau yang disimpan Edy Rahmat di samping tempat tidur mereka.

Saat itu, Tim KPK datang ke rumah Dinas Edy Rahmat sekitar pukul 22.00 Wita, ketika mereka telah tertidur.

Bagikan berita ini:
4
2
9
Tetap terhubung dengan kami:

Komentar