Ferdinand: Demokrat Tidak Usah Berprasangka Buruk kepada Jokowi Secara Berlebihan

Jumat, 3 September 2021 15:01

Ferdinand Hutahaean.

FAJAR.CO.ID — Ketua Yayasan Keadilan Masyarakat Ferdinand Hutahaean mengomentari pernyataan petinggi Demokrat Kamhar Lakumani yang mencurigai pertemuan Presiden Jokowi dengan elite parpol di Istana Negara Jakarta, Rabu (25/8) lalu. Kamhar menuding bahwa pertemuan tersebut membahas masa jabatan presiden.

Ferdinand pun menyarankan sebaiknya Demokrat tidak usah menebar isu atas prasangka-prasangka negatif.  “Demokrat tidak usah berprasangka buruk dan negatif kepada Jokowi secara berlebihan. Jangan jadi fitnah yang disebar,” kata Ferdinand dikutip dari JPNN.com, Jumat (3/9).

Ia menegaskan Jokowi sudah berulang kali menyatakan tidak berkenan dengan soal masa jabatan presiden tiga periode.  Terlebih lagi, eks gubernur DKI Jakarta tersebut sedang fokus menyelesaikan masalah Covid-19 dan kesejahteraan rakyat.  Eks politikus Partai Demokrat itu juga tidak pernah melihat Jokowi berbicara soal politik apalagi berusaha memengaruhi pihak lain untuk mengusulkan dirinya bisa menjabat tiga periode dan melakukan amendemen UUD 1945.  “Begitu juga soal perpanjangan masa jabatan presiden dan DPR hingga 2027, itu tidak ada dasar hukumnya sama sekali dan tak mungkin dilakukan,” ujar Ferdinand menegaskan.

Bagikan berita ini:
10
3
10
Tetap terhubung dengan kami:

Komentar