Kasus Proyek Jasa Tirta II, KPK Menahan Paksa Seorang Psikolog

Jumat, 3 September 2021 20:07

FAJAR.CO.ID — Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menahan psikolog Andririni Yaktiningsasi (AY). Ia merupakan tersangka kasus dugaan korupsi terkait pengadaan pekerjaan jasa konsultansi di Perum Jasa Tirta II tahun 2017.

“Untuk kepentingan proses penyidikan, tim penyidik melakukan upaya paksa penahanan tersangka AY,” kata Deputi Penindakan dan Eksekusi KPK Karyoto dalam konferensi pers di kantornya, Jakarta, Jumat (3/9/2021).

KPK menahan Andririni di Rutan KPK Gedung Merah Putih selama 20 hari ke depan terhitung sejak 3 September hingga 22 September 2021.

“Tersangka akan dilakukan isolasi mandiri selama 14 hari, sebagai salah satu upaya mengantisipasi penyebaran Covid-19 di dalam lingkungan Rutan KPK,” ungkap Karyoto.

Andririni telah ditetapkan sebagai tersangka oleh KPK sejak 2018 lalu. Ia diduga menjadi pelaksana pengerjaan pengembangan SDM dan strategi korporat Perum Jasa Tirta II pada 2016 yang ditunjuk langsung oleh Djoko Saputro selaku direktur utama.

Adapun Perum Jasa Tirta II menganggarkan Rp9,55 miliar untuk pengerjaan pengembangan SDM tersebut. Jumlah tersebut merupakan hasil relokasi dan revisi anggaran oleh Djoko Saputro dari semula Rp2,8 miliar.

Bagikan berita ini:
1
10
5
Tetap terhubung dengan kami:

Komentar