Prabowo Jadi Presiden, Pentolan PA 212: Bakal Lebih Otoriter daripada Jokowi

Jumat, 3 September 2021 15:49

Presiden Jokowi dan Menhan Prabowo Subianto (ist)

FAJAR.CO.ID, JAKARTA– Pentolan Persaudaraan Alumni 212 (PA 212) Damai Hari Lubis mengeluarkan pernyataan menggelegar. Dia menyebut Jika Prabowo Subianto terpilih menjadi presiden lebih otoriter.

Apalagi, kata Lubis, Prabowo memiliki latar belakang militer. Sehingga bisa jadi akan lebih keras kepemimpinannya atau bentuk negara akan berkesan militerisme.

“Paling tidak terasa lebih otoriter tentunya daripada Jokowi yang orang sipil,” kata Lubis di Jakarta, Jumat (3/9).

Selama bergabung dengan pemerintah, lanjutnya, Ketum Partai Gerindra itu memiliki kesamaan karakter dengan Presiden Joko Widodo.

Bahkan muncul anggapan bisa lebih berbahaya jika terpilih menjadi Presiden di Pilpres 2024 karena dianggap akan selalu mengabaikan UU.

“Disayangkan, Prabowo memuji Jokowi yang gunakan sistem prokes Covid-19, padahal ada UU 6/2018 tentang Kekarantinaan Kesehatan, yang mana UU a quo adalah Jokowi yang membuat atau mengesahkannya namun tidak digunakan,” ujarnya.

Apalagi, kebijakan penanganan pandemi Covid-19, Jokowi sepenuhnya tidak tunduk atau mengacu terhadap kewajiban-kewajiban yang seharusnya dilaksanakan oleh negara.

Bagikan berita ini:
5
9
5
Tetap terhubung dengan kami:

Komentar