Tak Hanya Dituduh Pencuri Ternak, Ustaz di Gowa Dicokoki Racun

Jumat, 3 September 2021 17:21

Para pelaku yang ditangkap polisi.

FAJAR.CO.ID, GOWA — Akhir hayat Kamaruddin sangatlah pedih. Bisa dibilang sangat tragis. Pemuda berusia 25 tahun ini dituduh sebagai pencuri ternak, hingga dianiaya dengan cara ditebas senjata tajam, pada 31 Agustus 2021 lalu.

Tidak hanya itu, ia juga dicokoki racun hingga kritis di tengah hutan dan meninggal dunia di Puskesmas Parangloe.

“Ada keterangan (dari tersangka Basri Daeng Rala) dari pelaku juga diberikan cairan berupa racun (kepada korban),” kata Kasat Reskrim Polres Gowa, AKP Boby Rahman, Jumat (3/9/2021).

Bahan kimia itu diberikan usai tersangka lainnya, Nyampa Daeng Muttu, Sangkala Daeng Maling, dan Nasir Daeng Rurung menganiaya korban Kamaruddin dengan senjata tajam.

Puas bersikap beringas kepada korban, keempatnya pun kabur meninggalkan korban yang sudah kritis di kawasan hutan di Desa Belapunranga, Kecamatan Parangloe, Kabupaten Gowa, pada 31 Agustus 2021 pukul 18.00 WITA

Hingga pada Rabu (1/9/2021), keempat orang itu ditangkap oleh tim gabungan Polsek Parangloe, Polres Gowa, dan Polda Sulsel. Mereka langsung menjalani pra rekonstruksi di posko Resmob Polda Sulsel.

Bagikan berita ini:
3
10
8
Tetap terhubung dengan kami:

Komentar