Mantan Komisioner Ombudsman: Amankan Sertifikat Vaksin Aja Ngga Becus, Apalagi Sertifikat Tanah!

Sabtu, 4 September 2021 19:42

ILUSTRASI. (int)

FAJAR.CO.ID — Kasus bocornya data pengguna aplikasi pedulilindungi jadi perhatian publik. Bahkan, data pribadi Presiden Joko Widodo alias Jokowi tersebar di jagat maya.

Kasus bocornya data pribadi ini akan memicu kekhawatiran masyarakat di tengah wacana pemerintah mengubah sertifikat tanah menjadi sertifikat elektronik.

Mantan Komisioner Ombudsman, Alvin Lie, mengkhawatirkan keamanan data apabila sertifikat tanah dirubah menjadi sertifikat elektronik.

“Mengelola dan mengamankan sertifikat elektronik vaksinasi aja enggak becus. Lantas mau mengubah sertifikat hak kepemilikan tanan jadi sertifikat elektronik?” ujar dia, Sabtu (4/9/2021).

Alvin Lie khawatir, kejadian pembobolan PeduliLindungi yang berujung pada jual beli data penduduk akan kembali terulang bila pemerintah belum benar-benar siap dalam peralihan sertifikat tanah menjadi bentuk elektronik.

“Emang rakyat masih percaya kemampuan pemerintah? Nanti kalau hak tanah diserobot orang bagaimana? Paling juga pejabatnya buang badan, lempar tanggung jawab,” katanya.

Sebanyak 4 pelaku pembobolan PeduliLindungi telah ditangkap. Para pelaku diketahui telah menjual 93 sertifikat palsu yang diunduh dari aplikasi tersebut.

Bagikan berita ini:
6
3
5
Tetap terhubung dengan kami:

Komentar