Masjid Ahmadiyah Diserang, Mahfud: Ini Masalah Sensitif

Sabtu, 4 September 2021 10:24

Menko Polhukam, Mahfud MD.

FAJAR.CO.ID, JAKARTA – Menko Polhukam Mahfud MD meminta Kapolda dan Gubernur Kalimantan Barat segera menangani kasus perusakan masjid Ahmadiyah di Kalimantan Barat.

Mahfud, mengaku sudah menghubungi Kapolda dan Gubernur Kalimantan Barat untuk mengetahui dan memastikan perusakan rumah ibadah milik Ahmadiyah di Kabupaten Sintang. 

“Saya sudah berkomunikasi dengan Gubernur dan Kapolda Kalimantan Barat agar segera ditangani kasus ini dengan baik dengan memperhatikan hukum, memperhatikan kedamaian, kerukunan, dan memperhatikan perlindungan terhadap hak asasi manusia. Semuanya harus ikut aturan hukum,” tegas Mahfud, Jumat (3/9). 

Mahfud mengatakan bahwa Kapolda dan Gubernur Kalbar sudah menangani masalah ini dan segera diselesaikan secara hukum sehingga semua pihak diharapkan bisa menahan diri.

“Ini masalah sensitif, semuanya harus menahan diri. Kita hidup di Negara Kesatuan Republik Indonesia dimana hak-hak asasi manusia dilindungi oleh negara,” kata Mahfud yang menyesalkan peristiwa itu terjadi.

Kepada semua pihak, Mahfud mengingatkan tentang penghormatan terhadap hak asasi manusia. Menurut dia, negara menjamin terhadap orang yang berusaha hidup dengan nyaman di daerah yang dia kehendaki. 

Bagikan berita ini:
9
9
7
Tetap terhubung dengan kami:

Komentar