Amnesty International Sebut Penuntasan Kasus Munir Wujud Komitmen Indonesia terhadap Penegakan HAM

Senin, 6 September 2021 18:47

Aktivis HAM Munir Said Thalib (Dok.JawaPos.com)

FAJAR.CO.ID, JAKARTA — Deputi Direktur Amnesty International Wirya Adiwena mengatakan, penuntasan kasus pembunuhan terhadap Munir merupakan perwujudan komitmen Indonesia terhadap penegakan hak asasi manusia (HAM).

“Jika kasus ini dapat diselesaikan dengan adil, maka ini akan menjadi pertanda bahwa Indonesia siap melindungi warganya memperjuangkan HAM,” kata Wirya Adiwena dalam audiensi publik bertajuk “Penuntasan Kasus Munir” yang diselenggarakan oleh Komite Aksi Solidaritas untuk Munir (KASUM) dan disiarkan secara langsung di kanal YouTube Jakartanicus, Senin (6/9) dilansir dari Antara.

Ia berpandangan, penyelesaian kasus pembunuhan terhadap aktivis HAM tersebut memiliki makna yang begitu luas bagi Indonesia. Proses penuntasan kasus ini telah berlangsung lintas pemerintahan. Mengingat kasus Munir telah bergulir sejak era Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) hingga kini telah memasuki periode kedua Presiden Joko Widodo (Jokowi).

Peran aktif Komnas HAM, jajaran penegak hukum, dan berbagai lapisan masyarakat, khususnya organisasi aktivis HAM dalam menuntaskan kasus Munir, tutur Wirya, menunjukkan bahwa Indonesia tidak akan membiarkan kasus ini hilang dalam kedaluwarsa.

Bagikan berita ini:
5
10
5
Tetap terhubung dengan kami:

Komentar