Guru Besar UPI Sebut Pembubaran BSNP Cacat Hukum, Ini Alasannya

Selasa, 7 September 2021 20:00

Mendikbudristek Nadiem Makarim. Badan Standar Nasional Pendidikan (BSNP) secara resmi telah dibubarkan oleh pemerintah m...

FAJAR.CO.ID, JAKARTA — Guru Besar Universitas Pendidikan Indonesia (UPI) Cecep Darmawan mengatakan bahwa pembubaran Badan Standar Nasional Pendidikan (BSNP) dinilai cacat hukum. Pasalnya proses pembubarannya tidak tertib hukum.

“Pembubaran BSNP itu batal demi hukum. Dari sisi tertib hukum, hukumnya tidak dilakukan. Tidak konsisten antar peraturan, kemudian bermasalah karena tidak merujuk Undang-undang Sistem Pendidikan Nasional (UU Sisdiknas),” kata Cecep dalam YouTube Vox Populi Institute Indonesia, Selasa (7/9).

Atas pembubaran BSNP ini, dia menyampaikan telah merugikan banyak pihak, terutama sekolah. Sebab, sekolah selama ini mengikuti standar aturan dari BSNP.

“Sekolah jadinya kan repot karena dia ada pada tatanan implementasi. Jadi misal dengan BSNP dicabut, terus peraturan dan keputusan BSNP jadi hilang misalnya,” ucapnya.

Jika masyarakat merasa janggal dan tidak sepakat dengan pemerintah, maka permasalahan ini bisa diajukan ke Mahkamah Agung (MA). Masyarakat bisa meminta judicial review atau uji materi.

“Kalau pemerintah merasa benar, dan masyarakat mengangap ini bermasalah, penyelesaiannya dialog kalau engga ya ke pengadilan coba judisial review ke MA silahkan saja,” tutur Cecep.

Bagikan berita ini:
6
10
7
Tetap terhubung dengan kami:

Komentar