Rumah Pelaku Pesugihan Tak Dijaga, Ini Alasan Polres Gowa

Selasa, 7 September 2021 11:52

Korban AP (baju merah) saat digendong oleh pamannya, Bayu di RSUD Syekh Yusuf.

FAJAR.CO.ID, GOWA – Semenjak kasus pesugihan mencuat, rumah yang menjadi lokasi kejadian tidak dijaga polisi. Dikhawatirkan, rumah itu dimasuki oleh orang lain yang nantinya dapat mengganggu olah TKP bagi penyidik.

Dikhawatirkan pula, rumah itu menjadi sasaran amuk warga yang geram atas kejadian tersebut dan menimpa dua korban kakak beradik, yakni DN (22) dan adiknya AP (6).

Lokasi kejadiannya sendiri berada di sebuah rumah di Kelurahan Gantarang, Kecamatan Tinggimoncong, Kabupaten Gowa.

Kasubag Humas Polres Gowa, AKP Mangatas Tambunan, mengatakan, alasan pihaknya tidak menjaga rumah tersebut lantaran empat orang yang terlibat dalam pesugihan ini telah ditangani.

Apalagi dari empat orang yang telah ditangani, dua di antaranya sudah ditetapkan sebagai tersangka. Yakni paman korban Udin Sauddin (44) dan kakek korban, Barrisi (70).

Sementara kedua orang tua korban, yakni Hasniati (43) dan suaminya, Taufiq Daeng Tepu (47) masih menjalani pemeriksaan kejiwaan di RSKD Dadi Makassar.

“Kita tidak jaga (rumah pelaku) secara ketat. Karena kita sudah amankan terduga pelaku dan sudah diantisipasi jangan sampai ada hal yang tak diinginkan,” katanya, saat ditanya soal kondisi TKP pasca kejadian.

Bagikan berita ini:
3
9
8
Tetap terhubung dengan kami:

Komentar