Warga Maybrat Mengungsi ke Hutan Usai Pos Koramil Kisor Diserang Teroris KKB, Ini Imbauan Polda Papua Barat

Selasa, 7 September 2021 20:42

Bupati Maybrat, Pangdam, Kapolda, dan Gubernur Papua Barat saat meninjau Posramil Kisor Maybrat usai penyerangan yang di...

FAJAR.CO.ID, PAPUA — Serangan kelompok kriminal teroris bersenjata (KKTB) ke Pos Koramil Kisor, Kabupaten Maybrat, Papua Barat, berdampak besar. Sebagian warga mengungsi ke hutan akibat serangan tersebut. Belum diketahui secara pasti jumlah warga yang mengungsi.

Polda Papua Barat berupaya menghentikan eksodus tersebut. Kabidhumas Polda Papua Barat Kombespol Adam Erwindi menuturkan, jajarannya sedang membujuk warga agar kembali ke permukiman.

”Agar tidak mengungsi ke hutan-hutan,” ujarnya. Dia mengatakan, TNI dan Polri juga sedang menegakkan hukum terhadap pelaku penyerangan Pos Koramil Kisor. Warga tidak perlu takut dengan upaya penegakan hukum tersebut.

Kapolda Papua Barat Irjen Tomagogo Sihombing menuturkan bahwa penyerangan Pos Koramil Kisor diduga terencana. Karena itu, kasus tewasnya empat anggota TNI akibat serangan itu akan dijerat dengan pasal pembunuhan berencana.

”Saya telah meninjau lokasi untuk membuktikan apa yang terjadi. Semua pembuktian itu akan disampaikan ke publik. Penyerangan ini mengakibatkan gugurnya anggota terbaik bangsa,” jelasnya kemarin.

Pada bagian lain, Juru Bicara Tentara Pembebasan Nasional Papua Barat-Organisasi Papua Merdeka (TPNPB-OPM) Sebby Sambom menuturkan, penyerangan itu akan terus terjadi karena perang ini sangat panjang. ”Kecuali Presiden Jokowi mau membuka diri,” katanya.

Bagikan berita ini:
1
4
5
Tetap terhubung dengan kami:

Komentar