Dugaan Pungli Harus Diusut Tuntas, Pengamat: Tunjukkan Pemerintahan yang Bersih

Rabu, 8 September 2021 20:46

ILUSTRASI. (int)

FAJAR.CO.ID, PINRANG — Kasus dugaan pungutan liar (pungli) gaji 13 dan THR di Kabupaten Pinrang masih terus jadi atensi Ombudsman Sulsel. Setelah adanya klarifikasi dari terlapor, Ombudsman sisa menunggu tanggapan dari pelapor. Pengamat mendesak Pemda mengusut tuntas sebagai komitmen menunjukkan pemerintahan yang bersih.

Kepala Ombudsman RI Perwakilan Sulsel, Subhan Djoer, mengaku, terkait progres dugaan pungli dengan terlapor Dinas Pendidikan dan BKUD Kabupaten Pinrang, pihaknya telah mengirim surat permintaan tanggapan pelapor.

“Iya kami telah mengirimkan surat permintaan tanggapan kepada pelapor atas jawaban dari Pemkab Pinrang (Disdik & BKUD),” jelasnya, Rabu, 8 September 2021.

Lebih jauh, Subhan mengungkapkan, konteks penyelesaian dari laporan pungli tersebut bergantung dari terlapor. Kalau keinginannya sudah terpenuhi dan merasa puas dengan cara kepala daerah dalam menyikapi laporannya, maka laporan akan ditutup.

“Jadi strategi penyelesaian pelaporannya ada sama penanggung jawabnya yang telah kami amanahkan untuk itu. Dan proses saat ini adalah menunggu tanggapan dari pelapor,” tutupnya.

Bagikan berita ini:
3
2
9
Tetap terhubung dengan kami:

Komentar