Makam Korban Pesugihan Bakal Dibongkar, Ini Penjelasan Polres Gowa

Rabu, 8 September 2021 15:31

Dukun yang ikut diamankan Polres Gowa

FAJAR.CO.ID, GOWA – Makam korban pesugihan di Kabupaten Gowa bakal dibongkar polisi. Hal itu dilakukan untuk mengungkap penyebab kematian korban DN (22), yang diduga dicekoki dua liter air garam oleh keluarganya sendiri.

Kasat Reskrim Polres Gowa, AKP Boby Rachman, mengatakan, pembongkaran makam akan dilakukan dalam waktu dekat.

“Untuk penyebab kematian korban, masih kita selidiki. Namun setelah kita berkoordinasi dengan pihak keluarga, memang kita akan lakukan otopsi,” katanya, Rabu (8/9/2021).

Pihaknya juga tengah menunggu keluarga korban untuk membuat laporan polisi, atas kasus yang membuat bola mata bocah AP (6) dicongkel oleh ibunya sendiri, Hasniati.

Termasuk kakak kandung AP, berinisial DN yang meninggal dunia diduga akibat dicekoki dua liter air garam hingga meninggal dunia.

“Rencananya paman korban akan melapor ke sini. Dan kami masih tunggu,” tambah Boby di ruang kerjanya.

Sejauh ini, orang tua dari bocah AP (6) bernama Hasniati dan suaminya Taufiq Daeng Tepu akhirnya resmi ditetapkan tersangka, usai penyidik melakukan gelar perkara.

“Saat ini penyidik sudah memeriksa sembilan saksi. Statusnya dari empat yang diamankan, saat ini sudah ditetapkan dua orang lagi tersangka. Total empat tersangka,” terang perwira polisi tiga balok ini.

Dua orang tersebut menyusul dua keluarganya lain yang lebih dulu telah ditetapkan tersangka, yakni paman dan kakek korban bernama Udin Sauddin dan Barrisi.

Meski ayah dan ibu dari korban ditetapkan tersangka, mereka belum ditahan di Polres Gowa. Melainkan di RSKD Dadi, Makassar sembari menunggu hasil pemeriksaan kejiwaan mereka.

“Kedua orang tua korban masih di RS Dadi dan observasi dan menunggu hasil dari sana. Hasilnya masih koordinasi apakah bisa cepat atau tidak,” tambahnya. (ishak/fajar)

Bagikan berita ini:
5
10
9
Tetap terhubung dengan kami:

Komentar