Ruhut Sitompul Blak-blakan Sentil Pentolan PA 212

Rabu, 8 September 2021 09:01

Ruhut Sitompul

FAJAR.CO.ID, JAKARTA — Wakil Sekretaris Jenderal (Wasekjen) Persaudaraan Alumni (PA) 212 Novel Bamukmin blak-blakan meminta politikus PDIP Kapitra Ampera mengingatkan Presiden Joko Widodo (Jokowi) dan Wapres Ma’ruf Amin segera menghentikan kriminalisasi terhadap ulama.

Novel Bamukmin meyakini Allah tak akan menerima ibadah seseorang yang berbuat zalim kepada para ulama dan habib.

“Kapitra sebagai orang yang bersama rezim seharusnya mengingatkan presiden dan wapresnya untuk setop mengkriminalisasi ulama, karena semua ibadahnya percuma, tidak berguna sama sekali,” jelas Novel Bamukmin dalam keterangannya, Sabtu (4/9).

Novel Bamukmin juga meyakini Habib Rizieq Shihab diadili bukan karena perkara pidana, melainkan akibat kepentingan politik.

“Inilah tanda akhir zaman, orang hukum tidak berbicara hukum, malah berbicara agama yang dia sendiri enggak paham,” tegas Novel Bamukmin.

Merespons pernyataan Novel Bamukmin, Politikus PDIP Ruhut Sitompul ikut buka suara terkait kriminalisasi terhadap ulama yang diucapkan pentolan PA 212 itu.

Menurut Ruhut Sitompul, pemerintah tidak pernah melakukan kriminalisasi terhadap ulama sebagaimana narasi yang dibangun Novel Bamukmin.

Bagikan berita ini:
1
7
6
Tetap terhubung dengan kami:

Komentar