Beredar Dokumen AS di Balik Covid-19

Kamis, 9 September 2021 08:58

Ahli Penyakit Menular AS dr Anthony Fauci ikut dituding berbohong terkait Covid-19. (CGTN)

FAJAR.CO.ID — Asal usul virus Korona sampai detik ini belum terungkap. Akan tetapi, baru-baru ini justru beredar dokumen publik bahwa pemerintah AS telah menggelontorkan USD 3,1 juta kepada organisasi kesehatan ‘EcoHealth Alliance’ untuk mendukung penelitian Covid-19 di Institut Virologi (WIV) Wuhan Tiongkok.

Laporan Fox News, menurut kantor berita AS The Intercept, nilai total proyek penelitian itu mencapai USD 3,1 juta. Buntutnya, nama Ahli Penyakit Menular dr Anthony Fauci ikut dituding berbohong.

Senator AS Rand Paul mengatakan bahwa dokumen publik yang baru tersebut menunjukkan bahwa dr. Anthony Fauci berbohong selama kesaksiannya sebelumnya di Kongres. Dana hibah itu termasuk USD 599 ribu yang digunakan Institut Virologi Wuhan guna mengidentifikasi dan mengubah virus Korona kelelawar yang kemungkinan menginfeksi manusia.

Senator AS Rand Paul mengatakan bahwa dokumen publik itu mengungkapkan sejauh mana pendanaan AS untuk penelitian virus Korona di Wuhan menunjukkan bahwa Kepala Institut Alergi dan Penyakit Menular Nasional AS (NIAID) dr Anthony Fauci berbohong selama kesaksiannya sebelumnya di Kongres, Fox News melaporkan. Fauci sebelumnya membantah adanya pendanaan semacam itu oleh AS. Mengutip laporan itu, Senator AS untuk Kentucky mengatakan dia telah meminta Departemen Kehakiman untuk meninjau kesaksian Fauci karena berbohong kepada Kongres.

Bagikan berita ini:
2
1
2
Tetap terhubung dengan kami:

Komentar