Kesetiaan Diuji, Saat Sakit Ditinggal Pamit

Kamis, 9 September 2021 09:04

Ilustrasi Iso Ae (GRAFIS: JUJUK SUWANDONO)

FAJAR.CO.ID, SURABAYA — Menikah itu bukan untuk setahun atau dua tahun, tapi selamanya. Menikah seharusnya juga dilakoni saat senang dan susah.

TAPI lain cerita dengan Karin, 43. Ketika Donwori, 54, sakit, ia malah memilih meninggalkannya. Karena tak sanggup merawat, itu alasan tegas dan utama Karin. Sebagai suami, tentu saja Donwori nelongso maksimal. Sayangnya, ia tidak bisa berbuat apa-apa. Hanya bisa pasrah ketika surat panggilan mediasi dari Pengadilan Agama (PA) Klas IA Surabaya, mendarat di rumahnya, di kawasan Mojo.

Ceritanya, dua tahun terakhir ini, Donwori sudah tak seperkasa sebelum-sebelumnya. Ia mulai sakit-sakitan. “Kalau banyak pikiran, saat itu juga saya langsung pusing dan lemas,” ungkap Donwori.

Hal tersebut membuat Donwori memilih keluar dari pekerjaanya. Alasannya, sakit yang dialaminya sering mengganggu pekerjaanya. “Ya saya kan harus tahu diri. Ketika sakit ini sudah ngganggu kerjaan, saya lebih baik pamit saja. Mggak enak sama kantor kalau bolak-balik izin gak masuk atau pulang cepat,” sambungnya.

Bagikan berita ini:
3
6
5
Tetap terhubung dengan kami:

Komentar