Infrastruktur di Era Jokowi Dinilai Kalah, Direktur P3S Seret Soeharto

Jumat, 10 September 2021 11:22

ILUSTRASI. Survei Indo Barometer menempatkan Jokowi sebagai Presiden yang paling disukai setelah Soeharto. (dok. JawaPos...

FAJAR.CO.ID, JAKARTA — Direktur Political and Public Policy Studies (P3S) Jerry Massie menilai Program Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional (RPJMN) pada pemerintahan Presiden Joko Widodo (Jokowi) tak efektif.

Menurutnya, Konsep Pembangunan Lima Tahun (PELITA) dan Rencana Pembangunan Lima Tahun (REPELITA) pada masa pemberintahan Presiden ke-2 Soeharto masih lebih baik.

“Jika dibandingkan dengan progam RPJMN saat ini, maka program REPELITA dan PELITA besutan mendiang Presiden Soeharto lebih mumpuni,” ujar Jerry Massie dalam keterangannya, Jumat (10/9).

Dirinya juga menilai bahwa Presiden Soeharto pantas menyandang gelar Bapak Pembangunan.

Sebab, menurut Jerry, Orde Baru berhasil memajukan pembangunan dan meningkatkan kesejahteraan rakyat.

“Program ini dari 1969 sukses. Bayangkan saja, inflasi kita pada tahun 1967 sekitar 600 persen dan turun sampai 10 persen pada 1969-1970,” katanya.

Jerry juga mengungkapkan bahwa strategi dan desain tersebut digagas oleh Begawan Ekonomi Widjojo Nitisastro dan juga mantan Menteri Keuangan 3 periode Ali Wardhana.

Bagikan berita ini:
2
5
10
Tetap terhubung dengan kami:

Komentar