Jokowi Tekankan Vaksinasi, Wali Kota Makassar: Diminta Habiskan

Jumat, 10 September 2021 15:25

Wali Kota Makassar, Danny Pomanto

FAJAR.CO.ID, MAKASSAR — Presiden Joko Widodo dalam kunjungan kerjanya di Makassar, memberikan arahan-arahan penting perihal pandemi Covid-19 di Makassar.

Hal utama yang disampaikan orang nomor satu Indonesia itu ialah perhatian terhadap pencegahan penularan covid-19. Dalam hal ini, Jokowi menekankan bahwa pemerintah daerah harus menghabiskan vaksin yang sudah ada dan jangan biarkan tersisa.

“Diminta habiskan vaksin. Vaksin jangan disisa, segera dihabiskan. Tadi juga saya lihat sudah ada114 ribu vaksin datang di Makassar,” kata Wali Kota Makassar Moh. Ramdhan Pomanto, Kamis, (9/10/2021).

Selain itu, arahan dalam mengalihkan pasien isolasi mandiri ke isolasi terpadu juga menjadi catatan Pemkot.

“Intinya, bagaimana Presiden mengarahkan pasien isoman ke isoter. Itu intinya dan vaksinasi digenjot terus,” ujar Danny, sapaannya.

Selain itu, ia menyebut dalam pengarahan Presiden menunjukkan data-data penanganan covid di 24 kabupaten kota se-Sulsel cukup baik dari yang lain.

“Dia menerangkan bagaimana performance dari seluruh kabupaten kota di Sulsel. Alhamdulillah, kami disebutkan angka yang paling rendah dalam kasus. Pada saat menyebutkan vaksinasi kita yang paling tinggi,” terang Danny.

Makanya, Danny sendiri cukup heran kalau Makassar masih dapat level 4. Tapi ia yakini itu ada alasan tertentu.

“Tracing kita sudah bagus. Tapi saya yakin ini merupakan bagian dari pemerintah pusat untuk menjaga Makassar. Tadi terlihat betul Sulsel lebih maju dari yang provinsi yang lain,” paparnya.

Selain itu, salah satu arahan terhadap pencegahan varian baru pemkot jangan lengah dan menganggap sudah menang melawan covid.

“Jadi ini belum. Begitupun arahan dan Panglima TNI dan Kapolri,” ucapnya.

Sementara, Dinas Kesahatan (Dinkes) Kota Makassar melaporkan cakupan vaksinasi Kota Makassar sudah mencapai 53,38 persen atau sebanyak 588.409 dari target 1.102.330 jiwa.

Sementara dosis tahap dua dilaporkan sudah mencapai 32,61 persen atau sebanyak 359.521.

Plt Kepala Dinas Kesehatan Kota Makassar dr. Nursaidah Sirajuddin saat ditemui mengatakan cakupan vaksin ditargetkan bisa mencapai 70 persen pada Oktober mendatang.

Jumlah tersebut pun dipastikan bakal sudah mendekati herd immunity.

“Sudah lebih dari setengah yang kita harapkan minimal 70 persen, kita sudah mendekati herd immunity Kota Makassar,” ujarnya. (selfi/fajar)

Bagikan berita ini:
1
4
2
Tetap terhubung dengan kami:

Komentar