Pengacara Ungkap Korban Pelecehan Seksual Dibebastugaskan oleh KPI

Jumat, 10 September 2021 23:05

Ilustrasi pelecehan seksual

FAJAR.CO.ID, JAKARTA — Ketua KPI Pusat pada pekan lalu telah mengumumkan melalui keterangan tertulis bahwa terduga pelaku pelecehan seksual yang terjadi di internal lembaganya telah dibebastugaskan.

“Membebastugaskan terduga pelaku dari segala kegiatan KPI Pusat dalam rangka memudahkan proses penyelidikan oleh pihak kepolisian,” kata Agung Suprio dalam keterangannya kepada JawaPos.com Jumat (3/9).

Ternyata yang dibebastugaskan bukan hanya terduga pelaku. Korban pelecehan seksual berinisial MS juga dibebastugaskan oleh KPI, sehingga ia tidak lagi bekerja di lembaga negara yang mengawasi semua program televisi dan radio itu.

“(MS) Dibebastugaskan oleh KPI,” kata Pengacara MS, Mehbob kepada JawaPos.com Jumat (10/9).

Dengan adanya pembebastugasan ini, otomatis MS tidak lagi menjalankan tugas dan tanggung jawabnya sebagai karyawan di KPI. Dalam kesempatan itu, Mehbob juga mengaku klienya masih sangat tertekan atas kejadian perundungan dan pelecehan seksual yang dialaminya.

“Dia masih trauma, belum stabil. Trauma dan ketakutannya masih ada,” ungkap Mehbob.

Sementara itu, pakar hukum pidana Prof. Dr. Mudzakir menilai, pimpinan KPI harus segera menjatuhkan sanksi apabila terdapat pelanggaran kode etik dalam kasus ini. Sanksi kode etik yang paling baik adalah dengan memberhentikan pelaku dari pekerjaannya.

Bagikan berita ini:
3
3
6
Tetap terhubung dengan kami:

Komentar