Kebiasaan Keluarga Penganut Ilmu Hitam di Gowa, Siapa Saja yang Ganggu Ritual Bakal Diserang

Sabtu, 11 September 2021 19:41

FAJAR.CO.ID, GOWA — Pemuda DN kini terbaring di dalam tanah usai dinyatakan tewas diduga akibat dicekoki dua liter air garam oleh ayah, ibu, paman, dan kakeknya.

Peristiwa tepatnya di Lembang Panai, Kelurahan Gantarang, Kecamatan Tinggimincong, Kabupaten Gowa, pada 1 September 2021.

Saat pemuda berusia 22 tahun itu dicekoki, warga sekitar rupanya sudah mengetahui bahwa ritual pesugihan dalam satu keluarga itu tengah berlangsung.

Di tengah jeritan DN di dalam rumahnya itu, warga sekitar tak bisa membantu. Alasannya, takut dengan empat orang itu yang sudah tak sadarkan diri akibat ilmu hitam tersebut.

“Ada sebagian (warga membantu). Tidak menolong. Mereka takut masuk (ke rumah) karena saat kejadian malam (DN meninggal), itu Taufiq dan Acce (Hasniati) mereka kejar warga. Saya tanya (warga lain), jawabannya ditendang. Itu juga Zaenal (warga) disuruh masuk karena disiram air panas (pelaku),” kata Kepala Lingkungan Lembang Panai, Daeng Bella, kepada wartawan.

Bahkan pada keesokan harinya, 2 September 2021 pukul 13.00 WITA, saat adik kandung dari DN, AP (6) yang menjadi korban selanjutnya dari ritual ilmu hitam itu, warga sekitar tak ada yang berani datang menolong.

Bagikan berita ini:
2
1
9
Tetap terhubung dengan kami:

Komentar