FBI Beber Dokumen Serangan Teroris Al Qaeda 11/9, Begini Posisi Arab Saudi

Minggu, 12 September 2021 17:47

KEHILANGAN : Robert Peraza, ayah yang kehilangan anaknya bernama Robert David Peraza, berdoa di atas pahatan nama anakny...

FAJAR.CO.ID, NEW YORK — Biro penyelidik federal Amerika Serikat, FBI, pada Sabtu (11/9) kemarin merilis dokumen pertama terkait penyelidikan kasus serangan teroris di AS pada 11 September 2001. Dokumen rahasia yang diungkap sesuai perintah Presiden Joe Biden itu menyebut adanya tuduhan bahwa pemerintah Arab Saudi memberi dukungan kepada para pembajak pesawat, dikutip dari Antara.

Keluarga korban sebelumnya meminta Biden untuk tidak menggelar peringatan 20 tahun peristiwa itu pada Sabtu jika tidak merilis dokumen rahasia yang mereka anggap akan menunjukkan bahwa otoritas Saudi mendukung serangan tersebut.

Dokumen setebal 16 halaman yang sebagian telah disunting itu mengungkap adanya kontak antara para pembajak dan rekan mereka di Saudi, namun tidak menunjukkan adanya bukti bahwa Pemerintah Saudi terlibat dalam serangan yang menewaskan hampir 3.000 orang tersebut.

Arab Saudi telah lama membantah ikut berperan dalam serangan itu. Kedutaan mereka di Washington belum memberikan komentar atas pengungkapan dokumen tersebut. Dalam sebuah pernyataan pada 8 September, kedutaan mengatakan Arab Saudi selalu mendorong transparansi seputar peristiwa 11 September 2001.

Bagikan berita ini:
4
1
9
Tetap terhubung dengan kami:

Komentar