Warga dan Pemkab Pacitan Diminta Waspada Tsunami, BMKG Jelaskan Hasil Penelitian

Minggu, 12 September 2021 20:14

Ilustrasi

FAJAR.CO.ID, JAKARTA – Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) meminta warga dan pemerintah Kabupaten Pacitan, Jawa Timur, bersiap dengan skenario terburuk gempa dan tsunami.

Pasalnya, Kepala Dwikorita Karnawati mengingatkan bahwa daerah tersebut berpotensi mengalami bencana alam gempa dan tsunami.

“Berdasarkan hasil penelitian, wilayah Pantai Pacitan memiliki potensi tsunami setinggi 28 meter dengan estimasi waktu tiba sekitar 29 menit. Adapun tinggi genangan di darat berkisar sekitar 15-16 meter dengan potensi jarak genangan mencapai 4 – 6 kilometer dari bibir pantai,” ujar Dwikorita dalam keterangannya yang diterima di Jakarta, Minggu.

Dwikorita berharap masyarakat Pacitan mampu menghindari dan mengurangi risiko bencana gempa dan tsunami yang mengintai pesisir selatan Jawa akibat pergerakan lempeng tektonik Indo-Australia dan Eurasia.

Sebelumnya dalam simulasi menghadapi potensi bencana, Dwikorita bersama Menteri Sosial Tri Rismaharini dan Bupati Pacitan Indrata Nur Bayuaji melakukan verifikasi zona bahaya dan menyusuri jalur evakuasi bencana.

Dwikorita menyebutkan dengan skenario tersebut maka masyarakat yang berada di zona bahaya perlu berlatih rutin untuk melakukan langkah evakuasi mandiri bila mendapatkan Peringatan Dini Tsunami maksimum lima menit setelah gempa terjadi.

Bagikan berita ini:
4
7
1
Tetap terhubung dengan kami:

Komentar