Ancaman Stepanus Robin Pattuju dalam Meminta Suap kepada Pihak Berperkara

Senin, 13 September 2021 17:49

Penyidik KPK Stepanus Robin Pattuju digiring petugas untuk mengikuti konferensi pers usai menjalani pemeriksaan di Gedun...

FAJAR.CO.ID, JAKARTA – Jaksa Penuntut Umum Komisi Pemberantasan Korupsi (JPU KPK) mengungkap sejumlah modus mantan penyidik lembaga antirasuah AKP Stepanus Robin Pattuju dalam mengancam pihak-pihak yang diduga berperkara.

Jaksa menyampaikan salah satu sasarannya ialah Direktur PT Tenjo Jaya Usman Effendi. Robin diduga menerima suap dari Usman untuk menutup perkara.

Jaksa Lie Putra Setiawan mengatakan peristiwa itu terjadi pada awal Oktober 2020. Usman menemui Robin di kawasan Puncak, Bogor.

“Usman Effendi meminta bantuan terdakwa (Robin) agar dirinya tidak dijadikan tersangka oleh KPK,” kata dia di Pengadilan Negeri Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) Jakarta, Senin (13/9).

Lie mengatakan saat itu Robin sudah mencari Usman sebelum pertemuan di Puncak terjadi.

Robin mencari Usman untuk memberitahu keterlibatannya dalam kasus Kalapas Sukamiskin, Bandung. Saat itu, Usman Effendi disebut akan dijadikan tersangka oleh KPK.

Robin mencari celah untuk memainkan permainannya demi meraup keuntungan. “Terdakwa (Robin) lalu menyampaikan kepada Usman Effendi kalau dirinya dan tim dapat membantu Usman Effendi dengan imbalan sejumlah Rp 1 miliar,” ujar Lie.Menurut dia, Usman mengaku uang yang diminta Robin terlalu besar. Kemudian keduanya pun terus bernegoisasi.

Bagikan berita ini:
2
10
9
Tetap terhubung dengan kami:

Komentar