Demokrat: Moeldoko Harus Belajar Tawadhu, Jangan Merasa Hebat dan Arogan

Senin, 13 September 2021 09:55

Moeldoko

FAJAR.CO.ID, JAKARTA — Anggota Majelis Tinggi Partai Demokrat, Syarief Hasan menyesalkan sikap Moeldoko beserta gerombolan KLB Deli Serdang yang masih saja mencatut nama Partai Demokrat dalam memuaskan syahwat dan arogansi politiknya.

Terakhir beredar surat undangan HUT Partai Demokrat yang akan dilaksanakan oleh rombongan Moeldoko ini di Hotel JHL Solitaire Gading Serpong, Tangerang pada jumat malam, 10 September 2021. Menurutnya, apa yang telah dilakukan rombongan KLB Deli Serdang telah merusak tatanan etik demokratis dalam kehidupan politik dan sekaligus mengganggu keamanan di Indonesia.

“Tindakan Moeldoko dan gerombolan KLB ilegal Deli Serdang ini sungguh membuktikan hilangnya etika dan nalar politik beradab. Saya tentu sangat menyesalkan terjadinya dagelan politik yang coba dipertontonkan oleh rombongan KLB ilegal ini. Seharusnya Moeldoko cs merasa malu untuk melakukan manuver yang sangat tidak berkeadaban ini,” sesal Syarief Hasan, Senin (13/9/2021).

Lebih lanjut politisi senior Partai Demokrat ini berpandangan seharusnya Moeldoko cs mawas diri dan tidak perlu membuat kegaduhan politik. Fokus saja menjalankan tugas negara sebagai Kepala Staf Presiden, apalagi tantangan kehidupan bernegara semakin kompleks di era pandemi.Apakah memang Moeldoko tidak memiliki tanggung jawab profesional selaku pembantu presiden dalam menangani wabah covid-19? Ataukah memang Moeldoko hanya bisa menunjukkan arogansi kekuasaan dengan merusak tatanan demokrasi di Indonesia?

Bagikan berita ini:
4
10
9
Tetap terhubung dengan kami:

Komentar