FBI Kuak Dokumen Rahasia Terkait 11 September

Senin, 13 September 2021 10:44

ilustrasi-- Tragedi World Trade Center (WTC). Hampir 3 ribu korban tewas dan luka lainnya berjatuhan saat itu. (Akcenty)

FAJAR.CO.ID — Kecurigaan mengenai keterkaitan Arab Saudi dengan teror menara kembar pada 11 September 200, telah menemui titik terang dengan pengungkapan sebuah dokumen oleh FBI.

Dokumen rahasia yang diungkap sesuai perintah Presiden Joe Biden itu menyebut adanya tuduhan bahwa pemerintah Arab Saudi memberi dukungan kepada para pembajak pesawat.

Dokumen setebal 16 halaman yang sebagian telah disunting itu mengungkap adanya kontak antara para pembajak dan rekan mereka di Saudi.

Namun tidak ada bukti bahwa Pemerintah Saudi terlibat dalam serangan yang menewaskan hampir 3.000 orang tersebut.

Arab Saudi telah lama membantah ikut berperan dalam serangan itu. Kedutaan mereka di Washington belum memberikan komentar atas pengungkapan dokumen tersebut.

Dalam sebuah pernyataan pada 8 September, kedutaan mengatakan Arab Saudi selalu mendorong transparansi seputar peristiwa 11 September 2001.

Mereka menyambut baik rilis dokumen rahasia oleh AS terkait peristiwa itu.

“Seperti terungkap dalam penyelidikan sebelumnya, termasuk oleh Komisi 9/11 dan rilis ’28 Halaman’, tidak ada bukti yang menunjukkan bahwa Pemerintah Saudi atau pejabatnya mengetahui sebelumnya tentang serangan teroris tersebut atau dengan cara apapun terlibat (di dalamnya),” kata pernyataan itu.

Bagikan berita ini:
6
1
7
Tetap terhubung dengan kami:

Komentar