Hacker Asal Tiongkok Bobol 10 Kementerian/Lembaga, Polri Lakukan Ini

Senin, 13 September 2021 22:46

Kadiv Humas Polri Irjen Pol Raden Prabowo Argo Yuwono (Polri/Antara)

FAJAR.CO.ID, JAKARTA – Data milik 10 kementerian/lembaga dibobol hacker asal China. Kabar pembobolan tersebut langsung disikapi Polri.

Kadiv Humas Polri Inspektur Jenderal Argo Yuwono mengatakan pihaknya akan berkoordinasi dengan sejumlah Kementerian atau Lembaga yang dikabarkan mengalami peretasan oleh hacker dari China.

Dikabarkan upaya peretasan itu setidaknya menyasar pada 10 kementerian dan lembaga Pemerintah Indonesia, termasuk Badan Intelijen Negara (BIN). Hal itu, dilaporkan oleh peneliti keamanan internet The Record, Insikt Group.

“Ya dikoordinasikan ke kementerian tersebut,” katanya dikutip laman resmi Polri, Senin (13/9).

Meski akan berkoordinasi, namun dia belum dapat menjelaskan secara detail langkah-langkah yang dilakukan Polri dalam kasus tersebut. Dia pun menjelaskan bahwa sejauh ini komunikasi tersebut masih dilakukan dengan sejumlah lembaga terkait.

Sehingga, pihaknya juga belum membuka penyelidikan untuk melakukan upaya lebih lanjut dalam hal penegakan hukum dalam menyikapi permasalahan tersebut.

“(Masih) Dikoordinasikan,” jelas dia.

Dilansir The Record pada Jumat (10/9), upaya peretasan itu disebut ditemukan pada April 2021 oleh peneliti Inskit pertama kali. Kala itu, mereka tengah mendeteksi server pengendali dan control malwarre PlugX yang dioperasikan Mustang Panda.

Bagikan berita ini:
6
10
4
Tetap terhubung dengan kami:

Komentar