Mudahkan Penyidik, Paman dari Bocah Korban Pesugihan Akhirnya Melapor ke Polisi

Senin, 13 September 2021 20:11

Makam DN saat dikunjungi warga

FAJAR.CO.ID, GOWA – Bayu, selaku paman dari AP (6), bocah korban pesugihan oleh keluarga sendiri akhirnya melaporkan kejadian ini ke Polres Gowa. Itu dilakukan untuk memudahkan penyidik menindaklanjuti kasus ini.

Termasuk untuk mempermudah penyidik dalam hal melakukan pembongkaran makam kakak kandung dari AP, berinisial DN (22) yang tewas diduga akibat dicekoki dua liter air garam oleh keluarganya sendiri saat ritual ilmu hitam itu berlangsung pada 1 September 2021 lalu.

“Paman korban (Bayu) sudah secara resmi melapor ke polisi untuk mengungkap kematian DN dan di situ, keluarga (korban) menyerahkan kasus ini ke polisi,” kata Kasubag Humas Polres Gowa, AKP Mangatas Tambunan, Senin (13/9/2021).

Pihak penyidik juga masih berkoordinasi dengan tim medis dari RS Bhayangkara soal kesiapan mereka menuju ke makam DN di Lembang Panai, Desa Gantarang, Kecamatan Tinngimoncong, Kabupaten Gowa untuk dibongkar.

Betapa tidak, pihak keluarga menyebut, kematian DN secara tiba-tiba dianggap sangat janggal. Di rumah korban yang masih kelurahan dengan makam DN, ditemukan banyak ceceran darah, air, dan pecahan kaca.

Bagikan berita ini:
3
3
9
Tetap terhubung dengan kami:

Komentar