Soal Pemberitaan BNI Cabang Makassar, Begini Penjelasan Kuasa Hukum

Senin, 13 September 2021 13:42

Ilustrasi BNI

FAJAR.CO.ID, JAKARTA — Kuasa hukum Bank Negara Indonesia (BNI) Ronny LD Janis SH, SpN menyampaikan klarifikasi terkait pernyataan kuasa hukum Andi Idris Manggabarani, Syamsul Kamar, SH kepada media pada 10 September 2021 lalu yang menyatakan bahwa telah terjadi kehilangan dana milik kliennya sebesar Rp 45 miliar.

Menurut Ronny LD Janis, sebagaimana diketahui klien kami telah menemukan adanya dugaan Pemalsuan bilyet deposito di Kantor Cabang Makassar yang antara lain terkait dengan bilyet deposito pihak Andi Idris Manggabarani, saat itu diperlihatkan tiga bilyet deposito BNI KC Makassar total senilai Rp40 Miliar tertanggal 01 Maret 2021.

Berdasarkan investigasi dari klien kami, beber Ronny, bilyet deposito tersebut tidak pernah diterbitkan oleh Kantor Cabang Makasar dan sama sekali tidak tercatat pada sistem klien kami serta tidak ditemukan adanya setoran dana nasabah untuk pembukaan deposito tersebut. “Berdasarkan bukti dan fakta tersebut, kuat dugaan deposito tersebut palsu,” jelasnya.

“Guna mengungkap adanya dugaan pemalsuan bilyet deposito di Kantor Cabang Makassar tersebut, maka klien kami berinisiatif untuk melaporkan peristiwa tersebut kepada Bareskrim Polri pada tanggal 01 April 2021 agar dapat mengungkap pelaku dan para pihak terkait dan yang memperoleh manfaat dari peristiwa pidana tersebut serta mempertanggungjawabkannya secara hukum,” urainya.

Bagikan berita ini:
1
8
8
Tetap terhubung dengan kami:

Komentar