Diperiksa Penyidik Polda Metro Jaya, Kepala Lapas Tangerang Pilih Bungkam

Selasa, 14 September 2021 13:51

Kepala Lapas Klas I Tangerang Victor Teguh Prihartono akhirnya tiba di Gedung Direktorat Reserse Kriminal Umum (Ditreskrimum) Polda Metro Jaya, Selasa (14/9/2021). Foto: Firdausi/PojokSatu.id

FAJAR.CO.ID, JAKARTA – Kepala Lapas Klas I Tangerang Victor Teguh Prihartono akhirnya tiba di Gedung Direktorat Reserse Kriminal Umum (Ditreskrimum) Polda Metro Jaya, Selasa (14/9/2021).

Vicktor tiba sekitar pukul 10.45 WIB dengan mengenakan kemeja kotak-kotak putih biru.

Ia juga terlihat menggendong sebuah tas punggung warna hitam dengan ditemani seorang pria.

Sayangnya, cecaran pertanyaan wartawan tak satupun digubris Victor.

Sebaliknya, ia memilih terus berjalan dan nyelonong meninggalkan wartawan.

Sebelumnya, Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Yusri Yunus menyebut Kepala Lapas Klas 1 Tangerang, Viktor Teguh Prihartono diperiksa terkait kebakaran yang mengakibatkan puluhan napi meninggal dunia.

Kendati demikian, kata Yusri, pihaknya belum bisa membeberkan apakah dalam pemeriksaan besok status Kalapas akan naik menjadi tersangka.

“Masih pemeriksaan ya (tunggu penyidik),” ujarnya, Senin (13/9).

Kemarin, penyidik juga dijadwalkan melakukan pemeriksaan terhadap 28 saksi lainnya.

Pemeriksaan ini dilakukan sebagai tindak lanjut setelah penyidik menaikkan status dari penyelidikan ke penyidikan.

Kabag Penum Divisi Humas Polri Kombes Ahmad Ramadhan menyebut, puluhan saksi yang akan dimintai keterangannya itu terdiri dari berbagai pihak.

Rincianya, 14 orang pegawai Lapas Klas I Tangerang yang saat itu sedang piket di hari kejadian.

Juga ada tujuh orang warga binaan serta tiga anggota Damkar.

“Kemudian tiga orang saksi dari PLN dan pemeriksaan saksi kepada Kalapas Kelas 1 Tangerang,” tambah Ramadhan.

Perwira Polri dengan melati di pundak ini memastikan, nantinya akan ada tersangka dalam kasus tersebut.

“Nantinya tentu akan ada tersangka,” ucapnya.

Kendati demikian, Ramadhan tidak mengetahui persis kapan penyidik bakal menetapkan tersangka.

Sebab, sampai saat ini penyidik sama sekali belum menarik kesimpulan.

“Kasus tersebut bisa merupakan kelalaian akibat kebakaran tersebut. Cuma saat ini penyidik sedang mendalami siapa yang lalai sehingga terjadinya kebakaran tersebut,” terangnya. (pojoksatu/fajar)

Bagikan berita ini:
6
3
3
Tetap terhubung dengan kami:

Komentar