Dokter di Enrekang Tidak Percaya Covid-19, Satgas IDI Sulselbar Beri Jawaban Monohok

Selasa, 14 September 2021 22:37

Ketua Satgas Covid-19 IDI Sulselbar, dr Abdul Azis.

FAJAR.CO.ID, MAKASSAR — Ketua Satgas Covid-19 IDI Sulselbar, dr Abdul Azis, angkat suara mengenai pernyataan salah satu dokter di Enrekang yang tidak percaya adanya Covid-19.

Menurutnya, pernyataan yang keluar dari dokter tersebut tidak layak dilayangkan dalam kondisi sekarang. Pasalnya, dokter tersebut membandingkan zaman dulu dengan zaman sekarang.

“Memang waktu dia belajar tidak ada (virus Covid 19). Sama waktu flu burung waktu saya masih sekolah tidak ada mungkin tahun 2007 atau 2008 baru ada,” katanya, Selasa (14/9/2021).

Pernyataan mengenai tidak adanya virus Covid-19 zaman dulu memang betul. Namun, dr Azis menegaskan bahwa seorang dokter harus terus mengembangkan ilmunya. Supaya tidak tertinggal dan mengikuti perkembangan zaman.

“Dia tidak salah, tetapi dia tidak apple to apple membandingkan zaman dengan zaman,” tegasnya.

Sebelumnya, masyarakat Kabupaten Enrekang dihebohkan dengan pernyataan kontroversial dari dr Adiany Adil.

Dokter yang bertugas sebagai dokter umum di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Massenrempulu (Maspul) Enrekang itu memposting surat pernyataan mengenai ketidakpercayaan dengan Covid-19 di akun media sosial Facebooknya.

Bagikan berita ini:
6
6
2
Tetap terhubung dengan kami:

Komentar