MAKI Serahkan Bukti Transaksi Keuangan Dugaan TPPU

Selasa, 14 September 2021 20:48

Koordinator MAKI Boyamin Saiman. (Istimewa)

FAJAR.CO.ID, JAKARTA — Koordinator Masyarakat Antikorupsi Indonesia (MAKI) Boyamin Saiman menyambangi Gedung Merah Putih Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) pada Selasa (14/9). Dalam kesempatan ini, Boyamin menyerahkan bukti transaksi keuangan terkait dugaan tindak pidana pencucian uang (TPPU) yang melibatkan mantan Bupati Kutai Kartanegara, Rita Widyasari.

Hal ini agar KPK menyelidiki dugaan suap penanganan perkara yang juga melibatkan mantan penyidik KPK asal Polri, AKP Stepanus Robin Pattuju. Karena dalam dakwaan Robin, Rita diduga memberikan suap senilai Rp 5.197.800.000 untuk pengembalian aset-aset yang disita KPK terkait perkara dugaan TPPU.

“Saya melaporkan pada KPK sebagai transaksi mencurigakan. Saya belum bisa menyampaikan ini dipakai untuk apa, tapi setidaknya cara-caranya yang tidak normal,” ucap Boyamin.

Aktivis antikorupsi ini mengaku, mendapatkan bukti transaksi keuangan sejak 2018-2020 dari sejumlah perusahaan. Dimana transaksi keuangan itu diduga terkait sejumlah saksi-saksi yang pernah dipanggil KPK dalam kasus TPPU Rita Widyasari.

“Ada laporan ke saya ada dugaan transaksi penukaran uang dari rupiah ke dolar Singapura dan selalu mencari uang dominasi SGD 1000. Tahun 2019 sekitar 5 miliar, 2018 juga lebih besar, dan 2020 masih ada kecil. Saya anggap puluhan miliar,” ungkap Boyamin.

Bagikan berita ini:
8
7
10
Tetap terhubung dengan kami:

Komentar