Jukir Liar di Makassar Menjamur, Perumda Parkir Imbau Warga Pertanyakan Karcis

Rabu, 15 September 2021 22:37

ILUSTRASI

FAJAR.CO.ID, MAKASSAR — Aksi Juru parkir liar di Kota Makassar kerap meresahkan warga. Sebab, kerap kali melakukan pemaksaan hingga berujung pada kekerasan fisik.

Seperti terjadi pada Jalan Bhayangkara baru-baru ini, dua jukir liar melakukan penganiayaan pasangan suami istri lantaran mereka meminta karcis.

Direktur Utama (Dirut) Perumda Parkir Makassar Raya, Irham Syah Gaffar mengatakan, jukir liar tak memiliki kapasitas menarik retribusi parkir. Hal itu jelas dalam aturan.

“Dia itu bukan jukir resmi, dia jukir liar, berarti tidak ada kapasitasnya mengklaim dirinya sebagai jukir. Berarti tidak ada hubungannya dengan Perumda Parkir,” kata Irham, Rabu (15/9/2021).

Menurutnya, apa yang dilakukan jukir tersebut sudah masuk ranah hukum dalam hal ini Kepolisian. Ia mengatakan hal-hal semacam itu tak dibenarkan.

Jukir liar tersebut memanfaatkan situasi. Perumda Parkir, kata dia, memiliki SOP dan regulasi seperti tak boleh kasar dan harus berbicara dengan sopan.

“Pertama, jukir harus jelas legalitasnya resmi atau tidak? Kalau jukir liar itu tidak masuk di kami,” ujarnya.

Bagikan berita ini:
6
5
6
Tetap terhubung dengan kami:

Komentar