Menteri Yasonna Didesak Mundur, Legislator PPP Beri Pembelaan

Rabu, 15 September 2021 13:42

Asrul Sani

FAJAR.CO.ID, JAKARTA–Menteri Hukum dan HAM Yasonna Laoly mendapat desakan untuk mundur setelah tragedi kebakaran lembaga pemasyarakatan (Lapas) Kelas I Tangerang.

Anggota Komisi III DPR RI Arsul Sani mengatakan bahwa hal itu tidak akan menyelesaikan permasalahan yang terjadi di lapas.

“Memangnya kalau menterinya mundur masalahnya selesai? Kan, gak selesai juga,” kata Arsul di DPR RI, Senayan, Jakarta, Selasa (14/9).

Arsul mengatakan, penyelesaian masalah yang terjadi di Lapas, terutama kasus di Tangerang orientasinya untuk membenahi sistem.

“Jadi, kami di komisi III orientasinya bagaimana ini sistemnya dibenahi bukan siapa yang jadi menteri,” tuturnya.

Politikus PPP itu juga menyebut bahwa kejadian di Lapas Tangerang bukan pertama kali terjadi.

Menurutnya, persoalan lapas sudah terjadi sejak lama.

“Ibarat penyakit sudah akut, jadi memang keadaannya berat,” tuturnya.

Menurut Arsul Sani, Kemenkum HAM tidak serta merta disalahkan dalam kasus tersebut.

Sebab, masalah tersebut menurutnya melibatkan berbagai pihak.

“Ada pasal 55-nya ini kalau dalam KUHP, ada penyertaannya,” sambungnya.

Bagikan berita ini:
7
4
5
Tetap terhubung dengan kami:

Komentar