3000 Penduduk Kota Makassar Tak Teridentifikasi dalam JKN

Kamis, 16 September 2021 21:29

Ilustrasi. (int)

FAJAR.CO.ID, MAKASSAR — Sekitar 3000 data penduduk Kota Makassar yang tak teridentifikasi dalam Jaminan Kesehatan Nasional (JKN).

Hal ini disampaikan oleh Anggota Dewan Pengawas BPJS Kesehatan Siruaya Utamawan ketika berkunjung di kediaman Walikota Makassar Moh. Ramdhan Pomanto, Jalan Amirullah. No.18 Makassar, Kamis, (16/9/2021)

“Artinya NIK-nya tidak bisa dideteksi, dibutuhkan kerjasama yang baik, antara dinas sosial, dinas kesehatan bersama dinas dukcapil agar saudara saudara kita ini NIK bisa terdeteksi, sehingga jika mereka membutuhkan pelayanan kesehatan, dapat tertangani dengan baik,” jelasnya.

Sementara itu, Danny, data 3.000 penduduk yang tidak teridentifikasi dalam Jaminan Kesehatan Nasional dikarenakan sistem adminitrasi kependudukannya, sehingga NIK tidak masuk dalam sistem BPJS.

“Perlu dikonsentrasikan agar terpenuhi itu, karena sudah dibayarkan orangnya tidak jelas, apakah masih hidup atau sudah meninggal. Kita akan cari dan meminta namanya, kita kan tidak tahu, kita akan cek nama namanya,” terangnya.

Sekadar diketahui, pertemuan tersebut membahas tentang pelaksanaan kunjungan pengawasan lapangan yang dilaksanakan oleh Dewan Pengawas BPJS Kesehatan selama dua hari mulai tanggal 16 – 17 September 2021.

Bagikan berita ini:
6
10
1
Tetap terhubung dengan kami:

Komentar