Afirmasi untuk Guru Honorer 15 Persen, P2G: Ini kan Tidak Berkeadilan

Kamis, 16 September 2021 19:36

Koordinator Nasional P2G Satriwan Salim (Istimewa)

FAJAR.CO.ID, JAKARTA — Perhimpunan Pendidikan dan Guru (P2G) sejak lama konsisten meminta Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi (Mendikbudrustek) Nadiem Makarim untuk memberikan afirmasi berdasarkan lama mengabdi dan usia. Namun, hal itu tidak terlalu digubris.

Saat ini Kemdikbudristek hanya memberikan afirmasi 15 persen bagi guru berusia di atas 35 tahun dan mengabdi minimal 3 tahun. Koordinator Nasional P2G Satriwan Salim pun mengatakan hal itu tidak adil.

“Ini kan tidak berkeadilan, sebab memukul rata guru honorer yang sudah mengabdi belasan tahun bahkan di atas 20 tahun,” ungkap dia, Kamis (16/9).

Mestinya, menurutnya, afirmasi diberikan berdasarkan lamanya seorang guru honorer dalam mengabdi. Simulasinya adalah 3-5 tahun 15 persen, 6-10 tahun 20 persen, 11-15 tahun 25 persen; 16-20 tahun 30 persen, 21-25 tahun 35 persen dan seterusnya.

“Kami tetap memohon kepada Kemdikbudrsitek, Kemenpan RB, dan BKN untuk memberikan tambahan afirmasi bagi guru-guru honorer ini,” tuturnya.

Selain itu, para peserta juga kesulitan dalam mengikuti seleksi guru PPPK, khususnya Kompetensi Teknis. Mereka melaporkan soalnya jauh dari apa yang mereka pelajari dalam Bimtek atau Bimbingan Belajar latihan soal yang diberikan Kemendikbudristek.

Bagikan berita ini:
4
1
6
Tetap terhubung dengan kami:

Komentar