Letjen Dudung Beri Pembelaan Soal Fanatisme Agama: Saya Ini Panglima Kostrad Bukan Ulama

Kamis, 16 September 2021 15:50

Letjen TNI Dudung Abdurachman. Foto Kodam Jaya

FAJAR.CO.ID, JAKARTA – Panglima Komando Strategi Angkatan Darat (Pangkostrad) Letjen TNI Dudung Abdurachman angkat bicara terkait pernyataannya yang dipermasalahkan sejumlah pihak.

Ia menyatakan, sebagai Pangkostrad, Letjen Dudung perlu menyampaikan bahwa semua agama benar saat berbicara di hadapan prajuritnya.

Sebab, kata Letjen Dudung, prajurit yang menjadi anak buahnya merupakan pemeluk agama yang berbeda-beda.

“Saya ini Panglima Kostrad, bukan ulama,” tegas Dudung dalam keterangannya, Kamis (16/9/2021).

Akan tetapi pernyataan itu akan berbeda jika diucapkan oleh seorang ulama.

“Jika ulama mengatakan bahwa semua agama itu benar, berarti ia ulama yang salah,” sambungnya.

Mantan Pangdam Jaya ini menjelaskan, tidak mau prajurit Kostrad terjebak fanatisme agama yang berlebihan.

“Saya ingin anak buah saya jangan sampai terpengaruh dengan pihak luar di dalam beribadah. Hal ini agar tidak menimbulkan fanatisme yang berlebihan,” tegasnya.

Dirinya juga tidak ingin ada anggapan bahwa agama tertentu dianggap sebagai agama paling benar.

“Kemudian menganggap agama tertentu paling benar. Sementara agama lainnya, salah,” jelasnya.

Bagikan berita ini:
9
8
3
Tetap terhubung dengan kami:

Komentar