Sentil Deddy Corbuzier, Aldi Taher: Jangan Netizen, Please, Kasihan Beliau, Unsubscribe Aku Aja

Kamis, 16 September 2021 14:45
Sentil Deddy Corbuzier, Aldi Taher: Jangan Netizen, Please, Kasihan Beliau, Unsubscribe Aku Aja

Deddy Corbuzier dan Aldi Taher. Foto : Instagram.

FAJAR.CO.ID, JAKARTA– Pesinetron Aldi Taher kembali membuka konfrontasi dengan Deddy Corbuzier. Ini setelah dirinya ikut menyindir sang presenter dan mentalis itu, yang sedang dihujat usai nyinyir ke santri.

Lewat unggahan Instagram-nya, Kamis (16/9/2021), Aldi menuliskan sindiran agar netizen jangan men-subscriber kanal YouTube Deddy.

Ya, Deddy terancam ditinggalkan fansnya karena menuliskan komentar tentang video viral santri menutup telinga ketika mendengar musik di tengah antrean vaksinasi.

“Jangan netizen, please, kasihan beliau, unsubscribe aku aja,” tulisnya.

Aldi kemudian menjelaskan seharusnya sesama manusia saling menghargai kondisi saudara. Dan tidak seharusnya saling mencela.

Aldi sendiri memastikan berada di pihak santri yang sempat heboh begitu video beredar.

“NKRI, saling toleransi. Santri, I love you so much, santri tetap semangat,” sebutnya.

Dia mengungkapkan para santri tersebut tidak ingin terganggu hapalan alqurannya dengan suara musik. Lalu mengaitkannya dengan Deddy yang menjaga pola dan tak ingin terganggu karbohidrat dan lainnya.

“InsyaAllah saling toleransi, sama halnya dengan kita tidak mau terganggu dengan makanan berlemak atau karbo dllnya, jika sedang ada program fitnes, diet dll,” jelasnya.

Aldi mengatakan apa yang dilakukan santri itu sejatinya tidak mengganggu orang lain, sehingga tak seharusnya jadi olok-olokan.

“Kan enggak merugikan orang lain juga. Jadi saling toleransi ya, I love you NKRI,” pungkasnya.

Sebelumnya, Aldi Taher telah diblok oleh Deddy Corbuzier. Ini setelah Aldi kerap menyenggol Deddy di Instagram-nya.Kemudian, presenter berkepala plontos itu mengundangnya ke Podcast. Usai dari itu, Deddy memutuskan memblok Aldi. (pojoksatu/fajar)

Bagikan berita ini:
3
5
9
Tetap terhubung dengan kami:

Komentar