Tito Karnavian Usul Pencoblosan Pemilu 2024 Dilakukan April atau Mei, Ini Alasannya

Kamis, 16 September 2021 17:16

Tito Karnavian

FAJAR.CO.ID, JAKARTA — Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tito Karnavian mengusulkan agar pencoblosan di Pemilu 2024 bisa dilaksanakan para bulan April atau Mei. Usulan tersebut berbeda dengan Komisi Pemilihan Umum (KPU) yang memilih pencoblosan Pemilu 2024 pada tanggal 21 Februari.

“Kami mengusulkan hari pemungutan suaranya dilaksanakan pada bulan April seperti tahun-tahun sebelumnya. Atau kalau masih memungkinkan Mei 2024,” ujar Tito dalam rapat Komisi II DPR RI, Kamis (16/9).

Tito menjelaskan, pemungutan suara Pemilu akan berdampak ke mulainya tahapan Pemilu. Misalnya Pemilu dilakukan pada Februari 2024 maka kurang lebih tahapan Pemilu dimulai pada sekitar bulan Januari 2022.

Kemudian, jika Pemilu dimulai lebih awal maka akan berdampak polarisasi, stabilitas politik dan keamanan, serta eksekusi program pemerintah pusat dan daerah.

“Ini akan berdampak pada polarisasi, stabilitas politik keamanan, eksekusi program pemerintah daerah dan lain-lain, bukan hanya pusat tapi juga daerah karena semua terdampak,” katanya.

Karena itu, mantan Kapolri ini meminta agar Komisi II DPR bisa memberikan waktu tambahan mengenai keputusan waktu pencoblosan di Pemilu 2024 mendatang.

Bagikan berita ini:
9
9
3
Tetap terhubung dengan kami:

Komentar