Wasekjen MUI: Bersikap dan Berfikir Toleran Adalah Harga Mati

Kamis, 16 September 2021 21:50

Majelis Ulama Indoneisa

FAJAR.CO.ID, JAKARTA — Majelis Ulama Indonesia (MUI) menyatakan toleransi sangat penting untuk kehidupan beragama yang rukun di Indonesia. Wakil Sekjen MUI sekaligus pembina Wadah Shilaturrahmi Khatib Indonesia (Wasathi) Arif Fachrudin mengatakan, umat Islam harus jadi pelopor toleransi di Indonesia.

Arif menyampaikan, saat ini terdapat dua isu besar yang saling berhadap-hadapan. Pertama adalah isu tentang ekstremisme, intoleransi, dan radikalisme. Kemudian yang kedua adalah isu ketidakadilan. ’’Narasi keduanya saling berhadap-hadapan di media sosial,’’ katanya dalam dialog khatib moderat dengan tema Khatib Jumat Mengawal Toleransi yang digelar di Pondok Pesantren Al Falak Pagentongan, Bogor pada Kamis (16/9).

Menurut Arif, kedua isu tersebut selalu terhubung atau terafiliasi. Di tengah arus isu-isu tersebut, dia menekankan umat Islam harus tetap menjaga toleransi. Khususnya toleransi kepada umat beragama lainnya. Baginya umat Islam tetap wajib menjaga tempat ibadah umat agama lainnya.

’’Bersikap dan berfikir toleran adalah harga mati,’’ tandasnya. Selain itu Arif mengatakan umat Islam harus jadi role model atau pelopor umat yang menjaga toleransi di Indonesia. Sebab di Indonesia terdampak agama-agama lain yang juga harus dihormati. Kemudian juga terdapat hari-hari besar agama lain. Tidak seperti di negara lain pada umumnya. Di mana hari besar agama hanya untuk agama mayoritas saja.

Bagikan berita ini:
2
9
6
Tetap terhubung dengan kami:

Komentar