Cerita Nakes di Kiwirok Dianiaya hingga Ditelanjangi Teroris KKB

Jumat, 17 September 2021 22:04

Enam dari sembilan tenaga kesehatan yang dievakuasi dari Kiwirok, Jumat (17/9), di Makodam XVII Cenderawasih. (Evarukdijati/Antara)

FAJAR.CO.ID, PAPUA — Sebanyak 10 orang korban kekerasan kelompok kriminal bersenjata (KKB) pimpinan Lamek Taplo, Jumat (17/9), dievakuasi menggunakan Caracal TNI-AU dari Kiwirok, Kabupaten Pegunungan Bintang ke Jayapura.

Dari 10 korban yang dievakuasi, seorang diantaranya anggota Yonif 403/WP yang mengalami luka tembak di lengan kanan, sedangkan sembilan lainnya adalah tenaga kesehatan (nakes).

Marselinus Ola Atanila (35) salah seorang nakes setibanya di lapangan Makodam XVII Cenderawasih, mengisahkan insiden yang dialami dirinya bersama rekan-rekannya di Kiwirok.

“Awalnya kami sudah mendengar ada rencana penyerangan ke Pos TNI-AD sehingga kami tetap berada dan bersembunyi di puskesmas, ” kata Marselinus.

Namun, lanjut Marselinus, tiba-tiba mereka (KKB) menyerang dan melempari puskesmas dengan batu dan membakar puskesmas, juga rumah yang menjadi tempat tinggal nakes.

KKB melakukan penyerangan terhadap nakes sehingga dirinya lari bersama tiga nakes perempuan, termasuk almarhum Gabriela Meilan yang kemudian memutuskan terjun ke jurang yang ternyata tetap dikejar dan dianiaya.

Bagikan berita ini:
3
9
6
Tetap terhubung dengan kami:

Komentar