Firli Bahuri Cs Abaikan Temuan Komnas HAM dan Ombudsman, Amnesty Internasional Sentil Jokowi

Jumat, 17 September 2021 13:29

Novel Baswedan dan Yudi Purnomo

FAJAR.CO.ID, JAKARTA – Amnesty Internasional Indonesia (AII) mendesak Presiden Joko Widodo (Jokowi) membatalkan keputusan Pimpinan KPK terkait pemecatan Novel Baswedan Cs.

“Ini menunjukkan sikap ketidakpedulian Pimpinan KPK kepada 75 pegawai KPK yang tidak lolos TWK,” kata Direktur Eksekutif AII, Usman Hamid dalam keterangannya kepada wartawan, Jumat (17/9/2021).

Ia menyebutkan bahwa pimpinan KPK juga telah mengabaikan temuan dari Komnas HAM dan Ombudsman RI.

Itu perihal adanya maladministrasi dalam proses peralihan status 75 pegawai KPK yang tidak lolos TWK itu.

“Keputusan ini mengabaikan rekomendasi dari Komnas HAM dan Ombudsman terhadap pegawai KPK,” ujarnya.

Karena itu, Usman meminta lembaga antirusuah itu menjalankan rekomendasi dari dua lembaga pengawas penyelenggaraan pelayanan publik itu.

“KPK seharusnya menjalankan tindakan kolektif temuan tersebut dengan sukarela, tidak sifat memaksa,” tuturnya.Novel Baswedan

Sebelumnya, Wakil Ketua KPK, Alexander Marwata menyampaikan 57 pegawai KPK yang tidak lolos TWK akan dipecat per 30 September 2021.

“Akan diberhentikan dengan hormat per tanggal 30 September,” kata Alex kepada wartawan saat jumpa pers di Gedung KPK, Rabu (15/9).

Bagikan berita ini:
3
4
4
Tetap terhubung dengan kami:

Komentar