Mendagri Minta Pemilu ke April atau Mei 2024, Nurmal: Masih Logis

Jumat, 17 September 2021 07:01

Pengamat Pemilu yang juga mantan Ketua KPU Makassar, Dr. Nurmal Idrus

FAJAR.CO.ID, MAKASSAR—Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tito Karnavian meminta semua pihak agar tidak khawatir dengan usul memundurkan waktu pelaksanaan Pemilu 2024 dari Februari menjadi April atau Mei.

Tito menyebut, mundurnya waktu pemilu tersebut tidak akan mengganggu gelaran pilkada yang dijadwalkan sentak pada November 2024. “Jadi jangan langsung khawatir terlalu mepet waktunya antara pemilu dan pilkada,” kata Tito kepada wartawan di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta pada Kamis (16/9/2021).

Tito lantas mengatakan, tahapan pemilu harus berjalan presisi. Mantan kapolri tersebut pun meminta agar KPU tidak khawatir dengan waktu penyelenggaraan yang singkat.

Menurutnya, waktu penyelenggaraan yang singkat bisa mencegah berbagai macam potensi serta risiko di tengah masyarakat. “Risiko diperpanjang lebih mahal, potensi konflik lebih tinggi, masyarakat terbelahnya panjang. Nah, kalau bisa kita dipersingkat tanpa mengurangi kualitas, why not?,” ujarnya.

DPR, penyelenggara pemilu, dan pemerintah masih berbeda pendapat tentang waktu penyelenggaraan pemungutan suara Pemilu 2024. DPR dan penyelenggara merencanakan pemungutan suara pada 21 Februari 2024. Namun, pemerintah mengusulkan pemungutan suara digear pada April dan Mei.

Bagikan berita ini:
7
3
5
Tetap terhubung dengan kami:

Komentar