Tiga Tahun Nahkodai Sinjai, Bupati ASA Gelontorkan Bantuan Rp1 M untuk Ponpes

Jumat, 17 September 2021 11:17
Tiga Tahun Nahkodai Sinjai, Bupati ASA Gelontorkan Bantuan Rp1 M untuk Ponpes

Bupati Sinjai, Andi Seto Asapa (ASA)

FAJAR.CO.ID, SINJAI — Perhatian Bupati Sinjai, Andi Seto Asapa (ASA) terhadap pengembangan Pondok Pesantren (Ponpes) patut diacungi jempol. Pasalnya, sekitar Rp1 miliar anggaran telah digelontorkan untuk diberikan ke Ponpes sejak tiga tahun terakhir.

Berdasarkan data yang dihimpun, jumlah bantuan dana hibah Ponpes tahun 2019 sebesar Rp300 juta. Kemudian tahun 2020 meningkat menjadi Rp400 juta. Lalu tahun 2021 kembali dianggarkan sebesar Rp350 juta.

Bantuan itu pun diberikan kepada 15 Ponpes yang ada di Kabupaten berjuluk Bumi Panrita Kitta ini. Besar bantuan bervariatif. Mulai dari Rp35 juta hingga Rp70 juta per Ponpes.

Bupati ASA mengatakan, salah satu program unggulan yang telah dicanangkan pada periode pertama kepemimpinannya adalah di sektor keagamaan. Dia menilai, sektor ini memiliki peran penting dalam membangun Sumber Daya Manusia (SDM) yang berdaya saing.

Atas dasar itu, lulusan Magister Monash University, Australia ini memberi perhatian besar terhadap pengembangan Ponpes, lantaran menjadi ujung tombak dalam menyiarkan agam islam di lingkungan masyarakat.

Terutama peranannya dalam membina dan mendidik generasi muda sangat dibutuhkan untuk melahirkan insan berkarakter dan berakhlakul karimah.

“Ponpes merupakan salah satu wadah yang tepat untuk mendidik generasi muda kita, sehingga kami memberikan perhatian besar dalam pengembangannya,” bebernya.

Oleh karena itu, dia berharap agar bantuan yang diberikan bisa dimanfaatkan dengan baik. Terutama digunakan untuk perbaikan fasilitas Ponpes. Ia pun memastikan, program ini akan terus berlanjut hingga berakhir periode kepemimpinannya.

“Insya Allah kami berkomitmen untuk terus menjalankan program ini, peranan Ponpes sangat dibutuhkan untuk keberlanjutan program ini,” tutupnya. (sir/fajar)

Bagikan berita ini:
6
5
2
Tetap terhubung dengan kami:

Komentar