Utang Indonesia Lebih Rp 5 Ribu Triliun, PKS: Hentikan Proyek Tidak Penting

Jumat, 17 September 2021 16:05

Anggota DPR RI Fraksi PKS Anis Byarwati

FAJAR.CO.ID, JAKARTA — Berdasarkan laporan Bank Indonesia menyebutkan bahwa posisi utang luar negeri (ULN) Indonesia sampai dengan akhir Juli 2021 sebesar 415,7 miliar dollar AS atau setara Rp5.994,51 triliun (asumsi kurs Rp 14.300 per dollar AS) atau tumbuh 1,7 persen (yoy).

Kabar mengenai utang Indonesia yang terus meroket, kembali menghangat dan menjadi sorotan. Anggota Komisi XI DPR RI Anis Byarwati menegaskan dalam kondisi pandemi dan krisis yang tidak hanya dialami oleh Indonesia, jangan sampai kondisi negara diperburuk dengan kondisi utang yang pasti akan menjadi beban baik jangka pendek maupun jangka panjang.

Wakil Ketua Badan Akuntabilitas Keuangan Negara (BAKN) DPR RI ini menyarankan beberapa strategi yang perlu segera diambil pemerintah dalam menyikapi ULN.

“Pertama, koordinasi pemerintah dengan Bank Indonesia harus diperkuat untuk memantau perkembangan dan memastikan ULN tetap sehat. Kedua, sangat penting untuk memegang komitmen kehati-hatian tingkat tinggi dalam mengelola ULN,” terang Anis dalam keterangannya, Jumat (17/9/2021).

Bagikan berita ini:
10
8
1
Tetap terhubung dengan kami:

Komentar