Kontroversi Pernyataan Letjen Dudung, PDIP: Bentuk Toleransi

Sabtu, 18 September 2021 10:03

Letjen TNI Dudung Abdurachman. Foto Kodam Jaya

FAJAR.CO.ID, JAKARTA –Pernyataan Pangkostrad Letjen TNI Dudung Abdurachman, bahwa semua agama sama di mata Tuhan mengundang reaksi pro dan kontra. Termasuk Wakil Ketua MPR dari Fraksi PDI Perjuangan Ahmad Basarah.

Menurutnya, pernyataan Letjen Dudung bahwa semua agama benar di mata Tuhan harus dilihat secara jernih. Bukan dalam rangka menyamakan, apalagi mengkompromikan aqidah masing-masing agama.

“Namun sebagai bentuk toleransi kehidupan berbangsa dan bernegara sesuai prinsip sila Ketuhanan Yang Maha Esa dalam Pancasila dan semboyan Bhinneka Tunggal Ika,” kata Ahmad Basarah di Jakarta, Jumat (17/9).

Begitu juga ketika sesama bangsa Indonesia memiliki tradisi budaya saling memberikan ucapan selamat pada perayaan hari-hari besar umat beragama.

Misalnya memberikan ucapan selamat Idul Fitri dan Idul Adha oleh umat beragama non-Muslim kepada saudara-saudara mereka sebangsa setanah air yang Muslim atau sebaliknya.

Ia menegaskan, niat mereka tentu bukan untuk menyamakan apalagi mengkompromikan nilai-nilai dan aqidah agama yang memang berbeda.

‘’Sebagai suatu contoh, pada saat saya, Ahmad Basarah, sebagai seorang beragama Islam memberikan ucapan selamat kepada saudara-saudara sebangsa yang merayakan Hari Raya Natal, Waisyak, Galungan dan lain-lain, maka niat saya menyampaikan ucapan hari raya agama-agama lain tersebut tentu bukan untuk mengkompromikan aqidah keislaman saya,” bebernya.

Bagikan berita ini:
1
2
10
Tetap terhubung dengan kami:

Komentar