Perjuangan Guru Honorer Pengidap Stroke, Berlinang Air Mata saat Ikut Ujian PPPK

Sabtu, 18 September 2021 20:09

Screenshot

FAJAR.CO.ID, KARAWANG — Hati netizen kembali dibuat teriris. Seorang wanita paruh baya berjuang mati-matian demi menjadi Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK).

Betapa tidak, wanita bernama Imas Kustiani, salah satu guru honorer di Kabupaten Karawang, harus merasakan beratnya enjadi pegawai PPPK. Apalagi usianya yang menginjak 54 tahun dan fisik yang tak lagi memungkinkan.

Tampak dalam video yang diposting oleh akun Instagram @lambeturah_official baru-baru ini, Imas berjalan tertatih-tatih menuju ke ruang tes.

Tampak Imas sangat kesulitan berjalan karena mengidap stroke yang telah menahun. Sesekali, Imas beristirahat sejenak untuk kembali mengisi tenaga, setelah terkuras saat berjalan.

Baginya, meski langkahnya telah dibantu oleh dua pria sehat, Imas masih saja kesulitan. Tak ingin sampai terlambat ikut tes, akhirnya pria itu menggendong Imas sampai ke ruang tes dan duduk di depan layar komputer.

“Allahu Akbar,” kata Imas, yang sudah berada di punggung pria yang menggendongnya ke ruang tes.

Sontak, setibanya di kursi yang jadi penentu lulus atau tidaknya Imas untuk menjadi pegawai PPPK, wanita berkacamata itu berlinang air mata.

Bagikan berita ini:
8
7
6
Tetap terhubung dengan kami:

Komentar