Perlengkapan Makassar Recover Menumpuk di Gudang, Begini Penjelasan Pemkot

Sabtu, 18 September 2021 09:05
Perlengkapan Makassar Recover Menumpuk di Gudang, Begini Penjelasan Pemkot

FAJAR.CO.ID, MAKASSAR — Sejumlah perlengkapan Makassar Recover (MR) seperti handscun (sarung tangan), handsanitizer, masker dan lain-lain hingga saat ini belum terpakai dan masih menumpuk di Gudang No. 33, di Jalan Sultan Abdullah, Kecamatan Tallo, Makassar.

Menanggapi hal itu, Pelaksana tugas (Plt) Dinas Kesehatan, Nursaidah Sirajuddin mengatakan, nanti akan digunakan ketika Tim Satgas Detektor Covid-19 turun kembali.

“Di gunakan pada saat detektor turun ke lapangan. Akan turun lagi,” jawabnya singkat ketika dikonfirmasi Fajar.co.id, Sabtu, (18/9/2021).

Sementara itu, Juru Bicara Makassar Recover Henni Handayani menyebutkan, sebagian besar perlengkapan tersebut telah terpakai.

“Bukan tak terpakai, tapi sebagian sudah terpakai. Dan sisanya tentu akan tetap terpakai sesuai kebutuhan program MR,” ujarnya.

Ia menerangkan, sebagian besar barang atau peralatan medis ini adalah bantuan atau sumbangan dari lembaga dan perusahaan yang ikut men-support program MR.

Selain itu, Jubir MR yang kerap disapa Heni ini menjelaskan, perlengkapan tersebut akan dipakai kembali jika Detektor Covid-19 turun kembali jika masalah dengan Detektor telah selesai.

“Masih dipersiapkan karena juga ada beberapa hal terkait Detektor yang akan dituntaskan terlebih dahulu,” tutur Heni.

Terkait jumlah penunjang MR tersebut yang masih menumpuk hingga saat ini, Heni menyebutkan, tidak tahu secara pasti.

“Saya tidak hitung detail jumlahnya. Tapi sebagian besar lebih dari stengah stoknya sudah terpakai di berbagai kegiatan MR. Karena program MR ini masih tetap berjalan,” pungkasnya.

Sebelumnya, Satgas Detektor menuntut haknya, karena rupanya mereka belum dibayar oleh Pemkot. Padahal mereka sudah turun lapangan.

Sekadar diketahui, honor Satgas Detektor Covid-19 tersebut Rp300 ribu per bulan. (selfi/fajar)

Bagikan berita ini:
10
10
3
Tetap terhubung dengan kami:

Komentar